Minggu, 31 Mei 2015

Cara Budidaya Ikan Hias Guppy


Cara Budidaya Ikan  Guppy : Sama seperti dengan ikan cupang dan ikan kecil lainnya. Sebelum budidaya sebaiknya persiapkan semua kebutuhan dan perlengkapan Ikan guppy yang banyak diminati oleh kalangan menengah atas dan harga jualnya lebih mahal dari ikan-ikan kecil lainnya. Karena guppymemiliki warna dan sirip yang panjang, cantik dan bervariasi. 

Calon induk  guppy dapat diperoleh setelah ikan guppy berumur 4 bulan. Untuk perkawinan, cukup dilakukan dalam masa 3 mingguan. Masa pemeliharaan induk dilakukan di wadah terpisah. Makanan yang diberikan dapat berupa larva Chironomus (yaitu chu merah) dan Daphnia (kutu air raksasa), yang diberikan dua kali sehari. Pergantian air dilakukan 2-3 hari sekali sebanyak 20-30% dari volume wadah pemeliharaan.


Ikan guppy hias dapat dikawinkan baik secara berpasangan maupun dengan cara massal dengan perbandingan antara induk jantan dan induk betina 1:1. karena perkawinan ikan guppy secara massal tetapi belum tentu terjadi semua pada guppy di hari pertama setelah dicampurkan, maka biasanya lama pencampuran 4-7 hari. Selama waktu tersebut ikan guppy sudah kawin sehingga ikan betina dapat dipisahkan dari induk guppy jantannya agar tidak terganggu oleh induk guppy jantan. Induk betina yang sudah kawin tersebut dapat dipelihara diwadah akuarium berukuran cm atau di bak  atau di baskom yang diberi aerator.


Setelah dua minggu dari waktu pemisahan anak dengan induk induk, sudah dapat diketahui induk betina yang hamil dengan cara menerawang / melihat adanya daerah gelap pada bagian belakang sirip anal guppy dan perutnya sedikit membengkak. Induk ikan yang tidak hamil diambil dan dimasukkan ke dalam wadah pemeliharaan induk, sementara induk yang hamil dibiarkan disatukan atau disatukan ke wadah yang lain.


Jumlah anak guppy khususnya guppy kualitas import dari setiap kelahiran berkisar antara 10-100 ekor dengan perbandingan jenis kelamin sekitar 1:1. Anak ikan guppy yang lahir dipisah dari induk agar tidak terjadi persaingan dalam mendapatkan makanan. Selain itu, agar induk guppy tersebut mendapatkan makanan yang cukup sehingga kehamilan keduanya dapat menghasilkan anak dengan jumlah yang maksimal.


Anak ikan yang baru lahir belum membutuhkan makanan. Setelah berumur satu hari, anak ikan diberi makan Artemia atau kutu air yang kecil atau pelet halus. Pemeliharaan anak ikan guppy import hias sebaiknya di ruangan yang bisa terkena sinar matahari agar warnanya semakin cemerlang. Wadah pemeliharaan anak ikan dapat berupa bak beton atau bak plastik yang cukup luas yang dilengkapi dengan sistem aerator. Pergantian air dilakukan setiap dua hari sekali sebanyak 20-30% volume wadah pemeliharaan.


Seleksilahjenis kelamin dapat dilakukan setelah anak ikan guppy berumur satu bulan dengan cara melihat ciri kelamin sekundernya seperti sirip ekor lebih panjang, warna lebih bagus dan sirip anal yang runcing. Sebagian besar anak ikan betina yang dihasilkan bisa dijual atau dibuang dan sisanya dapat dipelihara lebih lanjut untuk dijadikan calon induk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar