Minggu, 31 Mei 2015

Promo Guppy Bulan Juni

Hallo gan,, Selamat datang di blog ane : http://www.jualguppy.com

Khusus di bulan Juni ini, Ada promo ini dari admin...
Siap kirim-kirim keseluruh Indonesia...

1. Albino Red Tail Snake Skin hanya 250rb 200rb per pasang (minimal 1 pasang)


2. Albino Full Red  hanya 100rb 50rb per pasang (minimal order 5 pasang)


3. Blue Lace hanya 2000rb 100rb per pasang (minimal  order 3 pasang)

*FREE ONGKIR, minimal 3 pasang
*harga per pasang di atas sudah net, 
*nego hanya untuk pengambilan di atas 3 pasang...
*harga diatas sudah termasuk garansi pengiriman, 
jdi apabila ikan mati sewaktu pengiriman, akan ane ganti...
tersedia paket lengkap untuk bredder,,,
harga bersahabat!! 

Chat ane aja langsung gan di whatsapp ( 089624595090 / 08789200004 ) 
atau bbm  5465DF69 / 27FCB90C
Langsung aja liat ikannya ya gan..

ttd. Rikky Suryadi

Bukti Pengiriman : Lihat Disini

Kami juga menjual Guppy Strain/Jenis Lainnya...
Cek Disini


Cara Budidaya Ikan Hias Guppy


Cara Budidaya Ikan  Guppy : Sama seperti dengan ikan cupang dan ikan kecil lainnya. Sebelum budidaya sebaiknya persiapkan semua kebutuhan dan perlengkapan Ikan guppy yang banyak diminati oleh kalangan menengah atas dan harga jualnya lebih mahal dari ikan-ikan kecil lainnya. Karena guppymemiliki warna dan sirip yang panjang, cantik dan bervariasi. 

Calon induk  guppy dapat diperoleh setelah ikan guppy berumur 4 bulan. Untuk perkawinan, cukup dilakukan dalam masa 3 mingguan. Masa pemeliharaan induk dilakukan di wadah terpisah. Makanan yang diberikan dapat berupa larva Chironomus (yaitu chu merah) dan Daphnia (kutu air raksasa), yang diberikan dua kali sehari. Pergantian air dilakukan 2-3 hari sekali sebanyak 20-30% dari volume wadah pemeliharaan.


Ikan guppy hias dapat dikawinkan baik secara berpasangan maupun dengan cara massal dengan perbandingan antara induk jantan dan induk betina 1:1. karena perkawinan ikan guppy secara massal tetapi belum tentu terjadi semua pada guppy di hari pertama setelah dicampurkan, maka biasanya lama pencampuran 4-7 hari. Selama waktu tersebut ikan guppy sudah kawin sehingga ikan betina dapat dipisahkan dari induk guppy jantannya agar tidak terganggu oleh induk guppy jantan. Induk betina yang sudah kawin tersebut dapat dipelihara diwadah akuarium berukuran cm atau di bak  atau di baskom yang diberi aerator.


Setelah dua minggu dari waktu pemisahan anak dengan induk induk, sudah dapat diketahui induk betina yang hamil dengan cara menerawang / melihat adanya daerah gelap pada bagian belakang sirip anal guppy dan perutnya sedikit membengkak. Induk ikan yang tidak hamil diambil dan dimasukkan ke dalam wadah pemeliharaan induk, sementara induk yang hamil dibiarkan disatukan atau disatukan ke wadah yang lain.


Jumlah anak guppy khususnya guppy kualitas import dari setiap kelahiran berkisar antara 10-100 ekor dengan perbandingan jenis kelamin sekitar 1:1. Anak ikan guppy yang lahir dipisah dari induk agar tidak terjadi persaingan dalam mendapatkan makanan. Selain itu, agar induk guppy tersebut mendapatkan makanan yang cukup sehingga kehamilan keduanya dapat menghasilkan anak dengan jumlah yang maksimal.


Anak ikan yang baru lahir belum membutuhkan makanan. Setelah berumur satu hari, anak ikan diberi makan Artemia atau kutu air yang kecil atau pelet halus. Pemeliharaan anak ikan guppy import hias sebaiknya di ruangan yang bisa terkena sinar matahari agar warnanya semakin cemerlang. Wadah pemeliharaan anak ikan dapat berupa bak beton atau bak plastik yang cukup luas yang dilengkapi dengan sistem aerator. Pergantian air dilakukan setiap dua hari sekali sebanyak 20-30% volume wadah pemeliharaan.


Seleksilahjenis kelamin dapat dilakukan setelah anak ikan guppy berumur satu bulan dengan cara melihat ciri kelamin sekundernya seperti sirip ekor lebih panjang, warna lebih bagus dan sirip anal yang runcing. Sebagian besar anak ikan betina yang dihasilkan bisa dijual atau dibuang dan sisanya dapat dipelihara lebih lanjut untuk dijadikan calon induk.

Seberapa Besar Peluang Usaha Budidaya Guppy?


Banyak orang yang beranggapan bahwa ikan guppy (atau dahulu sering kita sebut kapi-kapi) itu adalah ikan liar yang berserakan di selokan-selokan depan rumah ataupun sungai-sungai kecil. Hal itu wajar saja, karna keterbatasan pengetahuan orang-orang tersebut hanya sebatas ruang lingkup di sekitar tempat tinggal ataupun lokal. Namun di luar negri, ikan guppy sangatlah populer. Bahkan harganya sangatlah fantastis.

Sebenarnya, di Indonesia sudah banyak para peternak yang memproduksi ikan guppy. Hanya saja karna ketebatasan ruang lingkup pasar di dalam negri, hanya sebagian kecil orang yang tahu dan memeliharanya. Tapi sejak 2013 pasar guppy mampu berkembang dengan pesat melalui sistem penjualan Online. 

Jujur, ane sendiri baru beberapa bulan mengeluti bisnis ini dan sudah banyak merasakan nikmat dari bisnis guppy ini. Untuk nominal keuntungan mungkin bisa dibilang 1jt rupiah per minggu. Mantap bukan!!

Mungkin karna basic ane adalah hobby dalam beternak menjadikan ane sangat suka dan tidak merasa bosan dalam beternak guppy. Sebelumnya ane ternak ikan cupang hias, hanya saja membutuhkan kolam2 besar untuk pembesaran, belum lagi ikan cupang harus makan pakan hidup (kutu air, jentik, cacing sutra) yang bisa aja stock pakan hidup tersebut kosong dikarnakan cuaca yang kurang mendukung.

Budidaya guppy itu simple sekali. Bahkan pemulapun bisa memulai dengan hanya membaca panduan ini. Tidak banyak yang harus kita persiapkan, hanya ada 6 hal penting yang harus kita persiapkan. Ane saja dulu banyak mengunakan aquarium bekas ukuran 50x30cm dan 2 buah baskom hitam. Dan sekarang ane sudah ada 50 aquarium ikan yang baru bagus dan rapi.

Bila ditanya seberapa besar peluang guppy ini, ane berani menjawab "SANGAT BESAR". Kenapa? Karna banyak sekali permintaan khususnya dari daerah-daerah ibu kota dan kota-kota besar lainnya. Dan juga perkembangan ikan guppy ini sangatlah cepat.

Jadi jangan banyak bertanya lagi, lebih baik lihat-lihat dahulu dan coba-coba pelajari terlebih dahulu. Siapa tahu rizki agan-agan disini.heehee





Persiapan Sebelum Memelihara Guppy


Guppy merupakan peluang bisnis yang sangat mengiurkan saat ini. Karna per bulannya kira mampu meraup untung mulai dari 1-5jt perbulannya. Fantastis!! Mungkin langsung saja ane kasih beberapa hal yang harus agan/sista sediakan sebelum memelihara guppy:

1. Tempat Pemijahan
Boleh mengunakan bak, ember atau media lainnya minimal luas 15cm x 15cm. Boleh langsung terkena sinar matahari ataupun dalam ruangan. Namun jangan sampai terkena air hujan. Karna air hujan bersifat keras.

2. Kondisi Air
Air adalah konponen yang sangat vital dalam budidaya guppy. Gunakanlah air bersih yang telah di endapkan. Gantilah air seminggu sekali, cukup ganti setengah saja. Dan hindarilah air yang telah kita sediakan untuk guppy dari air hujan maupun deterjen. 

3. Persiapkan Indukan
Persiakanlah sepasang ikan guppy yang telah siap produksi. Dan tunggu hingga indukan tersebut melahirkan. Ada banyak cara yang dilakukan peternak guppy dalam mempersiapkan indukan. Biasanya ane memasangkan indukan cukup 1 pasang setiap jenisnya. Adapun cara perkawinan masal, yaitu menyediakan banyak betina dan sedikit jangan. Rasionya kira-kira 10:4, atau 10 betina betina 4 jantan.

4. Pemindahan Anak Ikan Guppy. 
Setelah ikan guppy beranak, kita harus menyiapkan media untuk kelahiran anak . Banyak jenis guppy yang mau memakan lainnya. Biasanya 3 atau 4 hari anak guppy sudah bisa berenang secara mandiri. Pindahkan ke media yang luas agar guppy cepat besarnya.

5. Makanan
Makanan yang paling bagus untuk guppy adalah kutu air. Kutu air bisa kita dapatkan di selokan-selokan sekitaran rumah kita. Jangan lupa kutu air yang kita berikan, haruslah di bersihkan terlebih dahulu. Kita juga bisa memberikan pelet ikan yang sangat halus hanya saja pelet memiliki kelemahan yaitu air yang cepat keruh.

6. Penyakit
Ikan guppy adalah ikan yang sangat tahan terhadap penyakit. Ada beberapa penyakit yang sangat sering menjangkit pada guppy di antaranya velvet dan terlalu tinggi/terlalu panas suhu air.

7. Aquarium dan Aerator
Aquarium yang biasa digunakan adalah ukuran 40x30cm untuk 1 pasang ikan ataupun 4pasang ikan. Dan juga mengunakan aerator agar ikan lebih aktif.


Setelah kita persiapkan semuanya, ayok kita sekarang memilih indukan yang bagus untuk memulai budidaya guppy hias ini. 



Peluang Bisnis Ikan Hias Guppy

Peluang Bisnis Guppy, Budidaya Guppy, Ternak Guppy

Di Indonesia saat ini sudah banyak para peternak ikan guppy. Bahkan marketnya tidak hanya dalam negri tetapi juga luar negri. Saat ini kita mampu menjual apa saja termasuk guppy hingga keluar negri dengan sistem penjualan Online. Jujur, ane sendiri baru beberapa bulan mengeluti bisnis ini dan sudah banyak merasakan nikmat dari bisnis guppy ini.

Berikut hitung-hitungan Bisnis Guppy:
Asumsi:
1. Seekor induk guppy beranak min 10ekor~50ekor dalam kurun waktu 1 bulan,
2. Guppy yang layak jual adalah mulai umur 2,5bln,
3. Harga ikan guppy jenis import biasaya kisaran 50rb per pasang,
4. Perawatan cukup mengantikan air seminggu sekali, dan pemberikan pakan kutu air 2x sehari,
5. Guppy juga bisa diberikan pakan pelet,

Biaya:
1. Indukan Guppy  5 pasang = 1jt rupiah, kita coba untuk beternak ikan yang jenis bagus,
2. Pakan Kutu Air selama 1 bulan 300rb (10rb per hari),
3. Pakan Pelet 30rb per bulan,
4. Aquarium 200rb (40rb x 5pcs),
5. Aerator 70rb (35rb x 2 pcs), kita gunakan yang mini saja,

Perkembangan:
1. Biasanya ikan guppy beranak setelah 3-6minggu,
2. Sekali beranak guppy mampu mengeluarkan 10-50ekor anakan, bahkan lebih,
3. 5 indukan mampu menghasilkan 200 ekor per bulan,
4. Dalam 3 bulan ikan guppy mampu menghasilkan 600 ekor (kita hitung 500 saja)

Perhitungan Penjualan setelah 5bulan:
1. 500 ekor mampu dijual kira2 100 pasang saja...
2. Jadi dalam 5 bulan tersebut kita mampu menjual Rp 5.000.000 (50rb x 100 pasang)

Keuntungan:
1. Penjualan 100 pasang adalah Rp.5.000.000,-
2. Modal 1.270.000 (indukan, aquarium, dan aerator).
3. Biaya 1.650.000 (biaya selama 5bulan)
4. Keuntungan bersih adalah 2.080.000 pada penjualan pertama....

Kalau ditekuni, bahkan bisa mendapat lebih dari ini. Apalagi kalau selalu upgrade jenis-jenis terbaru saat ini. Pasti banyak peminatnya. Tunggu apa lagi. Ayoo mulai usahamu,

Ow ya,, ada beberapa tips-tips agar perkembangan ikan guppy mampu berkembang dengan pesat.

Kamis, 28 Mei 2015

Cara Menghasilkan Anak Guppy Jantan Semua


[JUALGUPPY.com] Tehnik yang bisa digunakan untuk menghasilkan semua ikan Guppy jantan adalah dengan mengarahkan diferensiasi kelaminnya menggunakan hormon jantan (androgen) seperti 17a-methyltestosteron. Karena ikan Guppy ini melahirkan anak dan diferensiasi kelaminnya terjadi pada saat masih didalam perut induknya, maka pemberian hormon yang dilakukan pada saat induk hamil. Dosis hormon yang diberikan adalah 2 mg/l air perendaman dengan lama perendaman 24 jam. Cara pembuatan larutan hormon sama seperti pembuatan larutan hormon pada ikan cupang, yaitu hormon dilarutkan terlebih dahulu dengan alkohol 70% dan selanjutnya dicampurkan dengan air yang akan dipakai merendam. Pada setiap satu liter air yang sudah diberi hormon dapat merendam 3 ekor induk yang sudah hamil, baik pada hamil pertama maupun pada hamil kedua. 

Perendaman pada saat hamil pertama dilakukan setelah 14 hari dari waktu pemisahan antara induk jantan dan betina, sedangkan perendaman hamil kedua dilakukan setelah 14 hari dari waktu melahirkan pertama. Selama kegiatan perendaman, kedalam air perendaman ikan tetap diberi aerasi.  Jumlah anak yang dihasilkan dari perlakuan tidak berbeda atau sama dengan ikan yang tidak diberi hormon, dan anak yang dihasilkan dapat semua jantan (100%).

Penyakit Pada Guppy dan Cara Mengatasi Penyakit Tersebut


[JUALGUPPY.COM]Penyakit yang sangat sering dan umum menimpa guppy adalah jamur. Perlu dipahami bahwa jamur tumbuh dengan cara yang berbeda-beda dari bakteri. Jamur tumbuh dengan spora dan anak selalu tumbuh dengan kondisi tertentu. Mereka berkembang mempunyai siklus tertentu yang berupa spora kemudian berubah menjadi organisme yang disebut miselium.

Jamur ini dapat berkembang sangat biak sangat cepat, berbentuk seperti benang/ulir dan yang membentuk jaringan-jaringan seperti lapisan yang sangat tipis. Sedangkan bakteri yang biasa menyerang guppy adalah mycobacterium piscium, dan juga beberapa penyebab lainnya.

Perlu diperhatikan untuk informasi melakukan pengobatan secara efektif harus melakukan diagnosa yang akurat, sehingga dapat mengatasi penyakit yang timbul. Penyakit yang umum menyerang ikan guppy adalah :


a. Saprolegnia.
Ciri-ciri ikan yang terserang adalah bercak-bercak putih pada kulit ikan. Perawatannya teteskan alkohol metapen dalam
tempat sebanyak 2 tetes dalam satu galon air/4 1,12) liter air. Langkah selanjutnya berikan garam dan biarkan beberapa saat.
Berikan hydrogen peroksida untuk membunuh bakteri yang melekat pada jaring ikan selama 15 sampai 30 detik. Atau bisa juga digunakan malachite green atau methyline blue atau acriflavin sebagai disinfektan. Cara perawatan ikan yang terkena infeksi bakteri sebaiknya diberi tambahan ruang sebelum mengobati.

b. Penyakit Bengkak atau Bloat
Ikan tampak gelisah, badan tampak lebih besar karena kembung. Ini disebabkan karena peradangan usus ikan. Isolasi ikan yang terkena, lalu masukkan ke dalam satu galon air yang telah dibubuhi 2 sendok penuh garam Inggris. Biarkan selama 4 atau 6 jam, kemudian tambahkan air selama 12 jam. Setelah sembuh dapat dikembalikan ke tempat asal.

c. Jamur Mulut
Ciri ikan yang terkena jamur mulut mudah dilihat dari warna putih yang terletak di depan mulutnya. Jamur putih tersebut
merupakan koloni sangat besar yang menempel pada mulut ikan, sehingga menutup mulut ikan sampai tidak bisa bernapas dan makan dapat menyebabkan ikan mati. Pengobatan menggunakan aureomycin 25 mg untuk 1 galon air tambahkan 1 tetes obat merah dan metopen 2 tetes.

d. Penyakit Insang
Ciri ikan yang terkena peradangan insang biasanya disebabkan oleh organisme virus. Ciri pada penyakit ini insang membuka, malas makan dan selalu di atas permukaan air. Penyakit ini disebabkan oleh beberapa bakteri dan jamur dan paling sulit untuk diatasi.
Ciri ikan ini jika mati insangnya tampak memerah dan membusuk lebih cepat dari badannya. Beberapa cara yang sudah berhasil dilakukan adalah dengan memberikan metapen mercurochrome direndam beberapa saat secara bersamaan kemudian lakukan perawatan dengan menggunakan air garam dan memberikan tempat yang lebih besar dan luas.

e. Penyakit Kembung
Ciri-ciri ikan yang terkena peradangan perut antara lain ikan tampak sulit berenang ke dasar. Cara mengatasinya berikan 1 sendok teh garam Inggris tiap 1/2 liter air, dan rendam ikan selama 3 sampai 4 jam, kemudian pindahkan ikan ke dalam tempat yang ketinggian airnya 3 kali tinggi badan ikan. Masih ada beberapa penyakit yang sudah umum diketahui, misalnya kutu atau jarum.

Apa itu Guppy?


[JualGuppy.com]Ikan Guppy pada awalnya adalah ikan liar yang hidup di rawa air rawa/ payau. Ikan guppy ini berkembang biak dengan sangat cepat melalui cara beranak sehingga pemijahannya tergolong sangat mudah. Apalagi apabila ekosistem yang sangat mendukung, guppy mampu melipat gandakan jumlah mereka hanya dalam hitungan hari.
Induk jantan guppy mempunyai warna yang cerah, mencolok, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang. Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.

Selain warna yang sangat bervariasa, bentuk dasar ekor ikan guppy juga bervariasi. Guppy dibagi berdasarkan bentuk ekornya yaitu wide tail (ekor lebar), sword tail (ekor panjang), dan short tail (ekor pendek). Tiap varietas mempunyai 4 macam bentuk ekor. Varietas terbaru yaitu Ribbon/Swallow. Ini merupakan varietas terbaru dari berbagai persilangan menyebabkan mutasi gen merupakan hasil dari kawin silang dari berbagai jenis ikan ini.

Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak sang guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan sangat baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina sehingga proses reproduksi sangatlah cepat.

Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran atau dengan kata lain betina mampu beranak 3 kali walau hanya 1x perkawinan. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan  hingga 120 ekor  anak ikan/burayak.

Dengan memahami proses pembuahan guppy sampai dengan kelahiran ikan guppy maka perlu dipakai suatu metode agar perkawinan guppy dengan mudah dapat diatur dan dikendalikan sesuai dengan keinginan kita. Kelemahan dari pembudidayaan ikan guppy adalah ketidaktelitian, yaitu terutama yang menggunakan sistem kawin masal. Teknik yang digunakan dalam menghasilkan strain guppy yang unggul dalam dengan menghasilkan F4 atau biasa juga disebut dengan SISTEM LINE.

Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan. Untuk Guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan jantan normal. 

Senin, 11 Mei 2015

Memilih Hewan Peliharaan

Hewan yang tepat mengajarkan balita menjadi anak yang sehat, lembut, penuh kasih dan bertanggung jawab. Hewan  juga bisa menjadi ‘teman terbaik manusia.’ Namun Anda tetap perlu pedoman memilih hewan yang tepat untuk dipelihara.
Anjing. Tepat untuk keluarga yang memiliki banyak waktu luang, taman atau rumah yang cukup luas untuk anjing bergerak, cocok untuk anak usia berapapun. Pilih jenis: Golden Retriever dan Pudel. Perawatan: Membutuhkan kasih sayang dan olahraga teratur, dibawa ke dokter hewan untuk check-up 1 bulan sekali, perawatan ke salon hewan sesekali dan diberi makan 2-3 kali sehari.
Kucing. Tepat untuk keluarga yang memiliki ruang tidak terlalu besar. Pilih jenis: Persia, tergolong jinak dan mudah patuh. Perawatan: Membutuhkan penggantian tempat tidur setiap hari, demi antisipasi toxoplasma. Beri kucing makan 2-3 kali sehari.
Ikan. Tepat untuk bayi dan balita, serta kondisi rumah apapun. Pilih jenis: Ikan hias air tawar, seperti ikan mas koki atau cupang yang beraneka ragam warnanya. Perawatan: Tidak berlebihan memberikan makanan karena sisa makanan dapat mengotori air dan bisa menjadi racun bagi ikan. Berikan vitamin khusus ikan yang diteteskan ke air aquarium satu minggu sekali.
Kelinci. Tepat untuk keluarga yang memiliki taman luas dan memiliki anak usia 1 tahun ke atas. Pilih jenis: Kelinci jenis apapun boleh dipilih, seperti Rex, Lop, English Spot, Herlequin, atau m.Tan. Pilih kelinci di atas usia 3 bulan, pencernaan dan daya tahan tubuhnya sudah cukup sempurna. Perawatan: Selalu berikan sayuran segar. Khusus anak kelinci, tidak perlu diberikan air minum atau wortel yang banyak karena mengandung air. Berikan jerami agar kelinci hangat.
Guinea Pig. Tepat untuk anak usia 3 tahun ke atas. Perawatan: Butuh kandang yang cukup besar, lengkap dengan ventilasi agar bisa berjalan-jalan. Sertakan jerami atau robekan kertas pada kandang untuk menghangatkan, dan jangan lupa ganti setiap hari. Guinea Pig perlu memotong kuku setiap 4-6 minggu.
Burung. Tepat untuk anak usia 2 tahun ke atas. Namun hindari balita memegang burung sendirian. Tangannya masih belum lihai mengukur kekuatan menggenggam burung. Pilih jenis: kakak tua, kutilang, atau kenari karena perawatannya mudah dan rajin berkicau. Perawatan: Butuh kandang yang cukup untuk burung merenggangkan sayapnya dan bersihkan 2 kali dalam satu minggu. Hindari wadah makanan dan minumannya kosong. Jemur burung pada pagi hari, agar tubuhnya sehat.

Tips Memilih Binatang Peliharaan yang Tepat

Memiliki binatang peliharaan memang menyenangkan, namun dibalik itu terdapat banyak konsekuensi, mulai dari masalah peraMemiliki binatang peliharaan memang menyenangkan, namun dibalik itu terdapat banyak konsekuensi, mulai dari masalah perawatan, kesehatan, hingga masalah biaya pemeliharaan. Ikuti tips memilih binatang peliharaan yang tepat berikut ini, agar Anda bisa memilih binatang yang sesuai bagi Anda.
Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam tips memilih binatang peliharaan yang tepat adalah apakah Anda atau anggota keluarga Anda memiliki waktu yang cukup untuk berinteraksi dengan binatang tersebut. Jika Anda dan keluarga tidak banyak memiliki waktu luang, pilihlah binatang yang tidak memerlukan interaksi terlalu banyak, misalnya kucing, hamster, kelinci, kura-kura, atau ikan hias. Namun jika Anda atau keluarga memiliki banyak waktu luang, Anda bisa memilih anjing, karena anjing membutuhkan banyak interaksi yang dilakukan melalui bermain atau berlatih.
Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah apakah Anda memiliki ruangan yang cukup untuk memelihara binatang tersebut. Binatang seperti anjing dan kucing membutuhkan tempat yang agak luas untuk beraktivitas, seperti halaman rumah atau kebun. Jika Anda tidak memiliki tempat yang cukup luas, Anda bisa memilih hamster, kura-kura, atau ikan hias.
Pertimbangkan juga usia binatang saat mulai adopsi. Anak kucing atau anak anjing memang menggemaskan, namun seperti anak kecil, mereka masih membutuhkan perawatan dan perhatian yang ekstra, serta rentan terserang penyakit. Memelihara binatang yang sudah dewasa pun perlu pertimbangan yang matang, dan sebaiknya peliharalah binatang dewasa yang sudah terlatih agar perilakunya tidak menimbulkan masalah bagi Anda.
Jangan lupa untuk mengetahui riwayat kesehatan binatang yang akan Anda adopsi, serta apakah binatang tersebut sudah divaksinasi atau belum. Binatang yang rentan terhadap penyakit tentunya akan berpengaruh pada biaya perawatan kesehatannya. Perhitungkan juga biaya-biaya untuk makanan, latihan, serta penitipan jika Anda tidak membawa binatang tersebut saat bepergian.
Setelah memahami tips memilih binatang peliharaan yang tepat, jangan lupa untuk mendiskusikan dengan keluarga sebelum Anda memilih binatang peliharaan yang akan diadopsi. Binatang peliharaan yang dipilih sebaiknya harus disukai oleh semua anggota keluarga, jangan sampai binatang peliharaan ini menjadi sumber pertengkaran dalam keluarga karena ada yang tidak menyukainya. Perhatikan juga jika ada anggota keluarga yang alergi, jangan sampai kehadiran binatang peliharaan ini justru mengganggu kesehatannya.watan, kesehatan, hingga masalah biaya pemeliharaan. Ikuti tips memilih binatang peliharaan yang tepat berikut ini, agar Anda bisa memilih binatang yang sesuai bagi Anda.
Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam tips memilih binatang peliharaan yang tepat adalah apakah Anda atau anggota keluarga Anda memiliki waktu yang cukup untuk berinteraksi dengan binatang tersebut. Jika Anda dan keluarga tidak banyak memiliki waktu luang, pilihlah binatang yang tidak memerlukan interaksi terlalu banyak, misalnya kucing, hamster, kelinci, kura-kura, atau ikan hias. Namun jika Anda atau keluarga memiliki banyak waktu luang, Anda bisa memilih anjing, karena anjing membutuhkan banyak interaksi yang dilakukan melalui bermain atau berlatih.
Hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah apakah Anda memiliki ruangan yang cukup untuk memelihara binatang tersebut. Binatang seperti anjing dan kucing membutuhkan tempat yang agak luas untuk beraktivitas, seperti halaman rumah atau kebun. Jika Anda tidak memiliki tempat yang cukup luas, Anda bisa memilih hamster, kura-kura, atau ikan hias.
Pertimbangkan juga usia binatang saat mulai adopsi. Anak kucing atau anak anjing memang menggemaskan, namun seperti anak kecil, mereka masih membutuhkan perawatan dan perhatian yang ekstra, serta rentan terserang penyakit. Memelihara binatang yang sudah dewasa pun perlu pertimbangan yang matang, dan sebaiknya peliharalah binatang dewasa yang sudah terlatih agar perilakunya tidak menimbulkan masalah bagi Anda.
Jangan lupa untuk mengetahui riwayat kesehatan binatang yang akan Anda adopsi, serta apakah binatang tersebut sudah divaksinasi atau belum. Binatang yang rentan terhadap penyakit tentunya akan berpengaruh pada biaya perawatan kesehatannya. Perhitungkan juga biaya-biaya untuk makanan, latihan, serta penitipan jika Anda tidak membawa binatang tersebut saat bepergian.
Setelah memahami tips memilih binatang peliharaan yang tepat, jangan lupa untuk mendiskusikan dengan keluarga sebelum Anda memilih binatang peliharaan yang akan diadopsi. Binatang peliharaan yang dipilih sebaiknya harus disukai oleh semua anggota keluarga, jangan sampai binatang peliharaan ini menjadi sumber pertengkaran dalam keluarga karena ada yang tidak menyukainya. Perhatikan juga jika ada anggota keluarga yang alergi, jangan sampai kehadiran binatang peliharaan ini justru mengganggu kesehatannya.

Ciri-ciri umum reptil

Apa hal yang umum antara ular dan kura-kura? Bagaimana mereka berhubungan dengan kadal dan buaya? Bahkan, semua hewan ini diklasifikasikan sebagai reptil. Meskipun mereka tidak terlihat sama, ada beberapa karakteristik dasar yang dimiliki oleh hewan-hewan ini.

Organisme hidup diklasifikasikan ke dalam kelompok yang berbeda berdasarkan fitur mereka yang sama. Kingdom hewan dibagi menjadi beberapa filum. Setiap filum terdiri dari kelompok-kelompok yang lebih kecil yang disebut kelas, dan masing-masing kelas memiliki subdivisi disebut ordo. Setiap ordo dibagi menjadi famili, yang pada gilirannya memiliki genera yang berbeda yang terdiri dari spesies.

Ketika berbicara tentang reptil, mereka milik filum Chordata pada kelas Reptilia, yang dibagi lagi menjadi empat ordo- Crocodilia, Rhynchocephalia, Squamata dan Testudines. Benar seperti namanya, yang termasuk Crocodilia terdiri dari buaya, gavials, Caiman, dan aligator. Ordo Squamata termasuk ular dan kadal, sedangkan kura-kura milik Testudines. Ordo Rhynchocephalia memiliki spesies reptil tunggal yang hanya ditemukan di bagian-bagian tertentu dari Selandia Baru. Reptil ini disebut tuataras, dan mereka menyerupai kadal dalam penampilan. Singkatnya, kelas Reptilia memiliki lebih dari 8.000 spesies hewan yang berbeda satu sama lain. Namun, mereka memiliki fitur umum tertentu, karena yang mereka diklasifikasikan dalam satu kelas.

Ini adalah fakta umum bahwa ular, buaya, kadal, dll, adalah reptil. Tapi, bagaimana Anda mendefinisikan reptil? Sebagai contoh, burung dapat digambarkan sebagai vertebrata dengan sayap. Namun, seperti definisi sederhana mungkin tidak bekerja untuk reptil, karena mereka memiliki fitur yang beragam. Meskipun mereka diyakini telah berevolusi dari amfibi, ada berbagai jenis reptil dengan fitur yang berbeda. Mereka berbagi karakteristik dari baik amfibi dan mamalia, namun berbeda dan unik. Artikel ini mendaftar beberapa ciri-ciri umum dari reptil.

Kulit Kering dengan sisik
Kulit reptil adalah unik dalam arti bahwa ia tidak memiliki bulu, tidak memiliki rambut, dan tidak lembab. Kulit ini kuat dan bersisik. Reptil memiliki kulit kering yang ditutupi dengan sisik yang terbuat dari keratin. Sementara sisik yang kecil, tipis, merupakan lempeng tulang yang berkembang dari epidermis kulit; sisik adalah struktur tulang yang terbentuk dari dermis. Ular memiliki sisik tipis dan sisik luas (scutes), sedangkan kura-kura dan buaya memiliki sisik luas. Struktur ini untuk mencegah sebagian besar kehilangan air. Dalam kasus kadal, sisik bisa dalam bentuk epidermis keratin, atau dalam bentuk tubekuler. Hampir semua reptil memiliki sisik atau sisik luas. Non-reptil seperti ikan juga memiliki fitur ini.
Empat kaki atau Tidak ada kaki
Sebagian besar reptil adalah tetrapoda dengan dua set kaki berpasangan. Dengan kata lain, mereka adalah hewan berkaki empat, tetapi ada pengecualian seperti ular dan beberapa jenis kadal. Namun, diyakini bahwa reptil tak berkaki berevolusi dari nenek moyang tetrapoda. Bila dibandingkan dengan amfibi yang memiliki kaki di sisi tubuh mereka, reptil memiliki kaki mereka yang bawah siku. Hal ini memungkinkan hewan ini untuk mengangkat tubuh mereka dan bergerak lebih cepat. Sebagian besar hewan ini memiliki lima jari kaki bercakar pada setiap anggota tubuh. Buaya memiliki empat jari kaki pada kaki belakang mereka. Dalam beberapa kura-kura, angka yang menyatu untuk membentuk seperti dayung.

Ektotherm (hewan berdasarh dingin)
Reptil adalah hewan ektothermik yang bergantung pada sumber-sumber eksternal untuk mengatur suhu tubuh mereka. Seperti mamalia, suhu tubuh reptil tidak diatur oleh mekanisme internal. Ini adalah alasan mengapa beberapa reptil berjemur di bawah sinar matahari atau mengubur diri di dalam tanah. Jadi reptil ditemukan di habitat yang berbeda termasuk gurun yang sangat panas. Jika tingkat suhu yang tidak menguntungkan, beberapa reptil dapat berhibernasi juga. Bahkan tingkat aktivitas mereka tergantung pada suhu eksternal, dan mereka ditemukan aktif selama cuaca hangat. Jika suhu tubuh turun, reptil akan menjadi lelah dan tidak aktif. Tidak seperti hewan endotermik, reptil dapat tetap aktif untuk jangka waktu yang panjang dan menghemat energi. Mereka juga dikategorikan sebagai poikilotherm, suhu tubuh mereka bervariasi sesuai dengan perubahan suhu eksternal.
Fertilisasi internal dan Telur amniotik
Reproduksi seksual melalui fertilisasi internal adalah umum pada reptil, dan kebanyakan dari mereka bertelur amniotik. Beberapa reptil mempertahankan telur di dalam tubuh mereka, sampai mereka menetas. Reptil tersebut melahirkan anak-anak mereka. Cangkang telur yang keras dan kasar pada reptil melindungi anak mereka. Sementara kuning telur menyediakan makanan, cangkang cukup berpori untuk memungkinkan pertukaran oksigen dan gas-gas lainnya. Dalam kasus buaya dan kura-kura, suhu telur selama masa inkubasi adalah faktor utama yang menentukan jenis kelamin keturunannya.
Sistem Tubuh Reptil
Semua reptil kecuali ular memiliki fitur seperti tengkorak tulang, tulang belakang, tulang rusuk, dan tulang-tulang yang membentuk kerangka badan. Reptil memiliki tulang belakang di daerah pinggul juga. Mereka memiliki otak yang berkembang dengan baik dan sistem saraf pusat juga. Dada melindungi jantung serta paru-paru. Ketika masuk ke kerangka reptil, fitur lain yang menonjol adalah satu koneksi bola-dan-socket pada sendi leher yang menghubungkan dengan kepala.

Tidak seperti amfibi, reptil tidak melewati tahap embrio dengan insang. Hewan ini bernapas dengan paru-paru berkembang dengan baik, sejak lahir. Sebagian besar dari mereka memiliki dua paru-paru, kecuali beberapa ular, yang memiliki paru-paru tunggal. Reptil tidak memiliki insang dan bahkan respirasi kulit diabaikan.
Semua reptil memiliki jantung dengan tiga bilik, kecuali buaya yang memiliki jantung empat bilik, seperti mamalia dan burung. Tiga ruang terdiri dari dua atrium menerima darah dan satu ventrikel sebagian dibagi untuk memompa darah.
Sistem pencernaan reptil mirip dengan vertebrata lainnya; tapi usus, saluran kemih dan organ seksual menyebabkan satu ruang posterior, yang disebut ‘kloaka’, yang memiliki bukaan otot di pangkal ekor. Dalam kasus mereka yang mendiami daerah kering, air selanjutnya diserap ke dalam tubuh dari sampah di kloaka, sebelum ekskresi. Sebagian besar reptil adalah karnivora, dan mereka memiliki sistem pencernaan yang sederhana, sedangkan reptil herbivora memiliki usus yang panjang.
Reptil memiliki indra yang tajam, yang membantu mereka mencari makanan dan melarikan diri dari predator. Mata yang terletak di bagian depan kepala untuk memudahkan penglihatan binokular. Sementara sebagian besar kadal dapat memindahkan setiap mata secara independen, beberapa dari mereka memiliki tutup pelindung di atas mata. Mata reptil yang disesuaikan untuk penglihatan jauh, tetapi mereka juga mampu penglihatan dekat, dengan gerakan otot yang tepat. Namun, ular kawat (blind snake) tidak memiliki mata dan memiliki mata vestigial yang terletak di bawah sisik pada kepala. Sebagian besar reptil tidak memiliki telinga eksternal dan gendang telinga terletak dekat mata mereka.
Ini hanya gambaran umum tentang ciri-ciri umum reptil. Sementara fitur ini biasa digunakan untuk hampir semua jenis reptil, ada banyak pengecualian juga.

Reptil dianggap sebagai hewan pertama dengan kemampuan untuk hidup dan berkembang biak di darat. Mereka mendominasi bumi selama lebih dari 200 juta tahun dan masih mendiami semua benua, kecuali Antartika. Singkatnya, hewan ini dapat dilihat di berbagai habitat, mulai dari kolam, laut, danau, pepohonan, gurun, dan pegunungan. Menjadi berdarah dingin, reptil tidak dapat menghasilkan panas tubuh sendiri. Ini adalah alasan di balik ketidakhadiran mereka di wilayah Antartika.

Fakta – Fakta Luar Biasa Tentang Reptil

Reptil adalah kelompok vertebrata menarik dengan salah satu sejarah terpanjang dari setiap makhluk hidup di Bumi. Pertama muncul lebih dari 300 juta tahun yang lalu, reptil diyakini telah turun dari amfibi dan selama evolusi mereka, telah menghasilkan banyak keturunan yang unik, yang paling terkenal adalah dinosaurus. Hari ini, reptil menghuni setiap benua kecuali Antartika dan mencakup sekitar 8.700 jenis, terpecah menjadi :

* Crocodilia - buaya, gharials, dan buaya Caiman
* Sphenodontia - tuataras dari Selandia Baru
* Squamata - kadal, ular dan amphisbaenids ("kadal cacing")
* Testudines - kura-kura, katak dan penyu

Semua reptil berdarah dingin, dengan kulit ditutupi oleh sisik daripada rambut atau bulu, dan sebagian besar bertelur ("yg menelur") walaupun ada spesies tertentu yang melahirkan. Reptil adalah juga salah satu makhluk yang paling disalahpahami, dengan mitos lebih, takhayul dan legenda tentang mereka daripada hewan lain. Jadi ini adalah fakta nyata tentang reptil yang mungkin tidak Anda ketahui.

Kura - kura
kata "Turtles sama artinya dengan "slow" atau "lazy". mereka telah lama diejek dalam sastra dan cerita rakyat untuk kelambatan mereka. Tetapi apakah Anda tahu bahwa reptil tercepat di dunia sebenarnya kura-kura? Ya, kura-kura mungkin lambat di darat tetapi di air, mereka efisien dan cepat: penyu belimbing Pasifik dapat berenang dengan kecepatan sampai dengan 35km/hr membuatnya sebagai reptil yang bergerak tercepat di dunia. Di darat, reptil tercepat adalah iguana ekor berduri-Kosta Rika, yang telah diketahui kecepatannya hingga 33km/hr.

ular
Ular derik secara luas dikenal mematikan, namun apakah Anda tahu bahwa mereka masih bisa menggigit setelah mereka mati? Penelitian yang dilakukan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan California di San Francisco telah menunjukkan bahwa ular derik masih mampu menggigit hingga satu jam setelah telah dipenggal atau ditembak, dengan ilmuwan meyakini bahwa refleks yang mungkin dipicu oleh sensor inframerah masih aktif di ular.

Bunglon
Bunglon akan mengubah warna tubuh mereka tidak hanya untuk kamuflase dan untuk berbaur dengan latar belakang, tetapi juga sesuai dengan cahaya, suhu dan bahkan suasana hati-nya!

Katak kayu
Bagi kebanyakan hewan, pembekuan berarti kematian tertentu, tapi untuk katak kayu Amerika Utara, pembekuan sebenarnya strategi untuk bertahan dalam musim dingin yang panjang. Saat suhu menurun, organ katak dikelilingi dengan air dingin, yang menyebabkan jantungnya berhenti berdetak, paru-paru untuk berhenti bernapas dan ginjal berhenti bekerja. Katak memasuki keadaan "mati suri" di tempat yang dapat tinggal selama berbulan-bulan sampai musim semi datang pada saat itu akan mencair dan menjadi berfungsi penuh kembali dalam 10


buaya
Jika Anda melihat buaya menelan, itu tidak gila - pada kenyataannya, buaya sering menelan batu-batu besar yang tetap tinggal di perut mereka, membantu mereka untuk menggiling dan mencerna makanan mereka (seperti rempela burung) dan juga bertindak sebagai pemberat suatu untuk membantu mereka menyelam lebih dalam.

Jumat, 08 Mei 2015

Hewan Peliharaan Paling Lucu Di Dunia


Apakah Anda melihat memelihara hewan biasa itu membosankan? Atau mungkin Anda membutuhkan hewan peliharaan yang Lucu untuk melambangkan kepribadian Anda yang unik juga? Berikut 10 Hewan Peliharaan Paling Lucu Di Dunia yang mungkin dapat menjadi masukan bagi Anda dalam memilih hewan peliharaan yang tidak biasa.

Sebelum Anda mencoba untuk memelihara hewan-hewan berikut ini, Anda harus mungkin harus melakukan riset terlebih dahulu mengenai bagaimana pemeliharaan hewan tersebut atau mendapatkan izin untuk pemeliharaannya.
Marmut (Guinea Pigs)
Jika Anda mempunyai anak yang masih kecil, maka memelihara marmut adalah hewan peliharaan yang lucu  paling tepat. Marmut tidaklah selemah dan sekecil hamster, tetapi mereka tetap berbulu, lucu dan menyenangkan. Walaupun begitu, Anda tetap harus berhati-hati jika anak Anda terlalu kecil seperti balita atau TK untuk memastikan mereka tidak melukai marmut peliharaan ini.
Tupai Terbang (Sugar Glider)
hewan berkantung berukuran saku atau kantong ini sangatlah lucu, sangat ramah, tetapi mungkin sulit untuk dilatih agar buang air pada tempatnya, mungkin karena ini Anda harus menempatkannya di kandang yang cukup leluasa. Mereka adalah hewan nokturnal, jadi waktu yang tepat untuk mengeluarkan mereka dari kandang adalah pada malam hari.

Beberapa pemilik yang memelihara tupai terbang akan mengebiri hewan ini karena mereka berkembang biak seperti kelinci. Anda juga harus dapat menghadapi kekacauan atau kotoran mereka karena pada saat mereka makan, tupai terbang akan hanya mengambil nutrisinya dan memuntahkan lagi makanan itu.
Burung Kutilang (Finches)
Jika Anda suka dengan burung tetapi tidak menyukai burung yang berisik seperti burung nuri atau beo, pilihlah hewan peliharaan yang lucu seperti burung kecil yang pendiam seperti Burung Kutilang. Walaupun mereka terkadang dapat berisik, burung ini jauh lebih pendiam daripada burung parkit, nuri atau burung peliharaan lainnya. Dalam membeli peliharaan ini, pastikan Anda membeli sepasang (dua) karena mereka membutuhkan teman.


hewan peliharaan


Hewan peliharaan atau hewan timangan adalah hewan yang dipelihara sebagai teman sehari-hari manusia. Hewan timangan berbeda dari hewan ternak, hewan percobaan, hewan pekerja, atau hewan tunggangan yang dipelihara untuk kepentingan ekonomi atau untuk melakukan tugas tertentu. Hewan peliharaan yang populer biasanya adalah hewan yang memiliki karakter setia pada majikannya atau memiliki penampilan yang menarik, atau kemampuan menarik tertentu seperti mengeluarkan suara yang indah. Walaupun secara teori seseorang dapat memelihara hewan apa pun sebagai hewan peliharaan, dalam prakteknya hanya spesies-spesies tertentu saja yang sering dijumpai, terutama hewan kecil (anjing, kucing, dan kelinci), burung, dan ikan.

Sabtu, 02 Mei 2015

Hewan Peliharaan yang aman

Beberapa jenis hewan peliharaan berikut ini, tidak hanya mudah dipelihara namun juga aman untuk berada di rumah bahkan untuk anak-anak.
·         Ikan
Sebagian besar jenis ikan hias air tawar untuk peliharaan dapat dibeli dengan harga yang cukup terjangkau dan tempat memelihara yang bervariasi  dengan perlengkapan akuarium. Untuk pemeliharaan ikan hanya makan sekali atau dua kali sehari dan membersihkan akuarium seminggu sekali. Taruh akuarium agak jauh dari sinar matahari secara langsung, untuk menghindari pertumbuhan jenis jamur atau ganggang yang dengan cepat mengotori akuarium.
·         Burung
Berbagai jenis burung dapat menjadi hewan peliharaan yang baik, bahkan burung jenis burung dapat berperilaku sangat cerdas seperti burung beo dan kakaktua, namun diperlukan perawatan yang membutuhkan perhatian hampir setiap hari. Bagi anak-anak yang baru mulai memelihara burung, jenis parkit relatif lebih mudah dan murah untuk di rawat. Selain itu, beberapa jenis burung mengandung komoditi bisnis seperti :
1.      ternak lovebird
2.      Budidaya burung kenari
3.      Ternak burung murai, dan sebagainya
·         Hamster
Hamster termasuk jenis mamalia kecil yang mudah untuk di rawat karena hanya tidak membutuhkan kandang yang besar dengan perawatan yang sederhana. Berbagai jenis hamster yang paling banyak dipelihara dapat tumbuh hanya mencapai 2 sampai 7 inci, sekitar 17 cm. Cara merawat hamster juga tidak sulit, pakannya hanya membutuhkan air tawar, sesekali buah-buahan segar, sayuran , dan keju.
Hamster aktif di malam hari dan membutuhkan kertas atau jaringan parut untuk dibuat tempat tidur. Hamster juga mudah untuk berkembang biak.
·         Kelinci
Ada lebih dari 60 jenis kelinci keturunan dari berbagai rasnya dan dapat dipilih dari berbagai ukuran, warna dan panjang telinga. Bahkan berat badan dapat menjadi pilihan yang berkisar antara 2 sampai 13 kilogram denganmembedakan kelinci jantan atau betina yang ingin dipelihara. Hewan kelinci ini tidak hanya lucu untuk dipelihara namun ternak kelinci untuk bisnis terbilang sangat menjanjikan.

reptil unik untuk peliharaan

 Jika Anda ingin memiliki hewan peliharaan berupa reptil, Anda harus jeli memilihnya. Reptil tidak semuanya menakutkan dan berbisa. Ada beberapa jenis reptil yang cantik dan sangat aman untuk dipelihara.
Ingin tahu hewan reptil apa saja yang aman untuk dipelihara? Berikut ulasannya:
Cornsnake
Ini adalah ular yang lucu dan tidak berbisa dari keluarga Colubrid. Dengan wajah dan sifatnya yang imut serta jinak, menjadikan cornsnake sangat mudah dipelihara. Bagi Anda yang takut pada ular, bisa melakukan terapi dengan ular ini, sebab ukurannya sangat kecil. Panjang maksimalnya hanya sekitar 1,5 meter.
Ular ini jarang sekali menggigit, hidupnya pun juga sangat lama, yaitu sekitar 20 tahun. Makanannya tikus putih kecil atau yang biasa disebut mencit.
Tegu (Kadal Argentina)
Jangan tertipu dengan muka sangarnya. Percayalah, ini adalah kadal dengan sifat yang tenang, jarang menggigit, dan aman untuk dipelihara. Hidupnya bisa mencapai 15-20 tahun.
Makanannya adalah tikus putih tergantung ukuran tubuhnya. Bisa juga memakan buah-buahan.
Ball Python (Piton Bola)
 Ini adalah satu-satunya ular terjinak di dunia. Setidaknya itulah anggapan para ilmuwan tentang Ball Python. Ular ini hidup di Afrika, namun di Indonesia sudah banyak yang mengembangbiakkan reptil lucu ini.

Disebut lucu, karena ular ini jika terancam tidak akan menggigit, justru akan melindungi diri dengan membentuk bola. Itulah sebabnya mengapa dinamakan Ball Python. Makanannya pun sangat mudah, yaitu tikus kecil atau rat. Sifatnya yang pemalu sangat sejalan dengan bentuknya yang imut.

Bentuk ular ini gendut, yaitu besar di bagian berut namun untuk ekor dan lehernya kecil. Bahkan ukuran tubuhnya pun juga tidak terlalu panjang, maksimal hanya 1,6 meter.
Blue Iguana (Iguana Biru)
Jika iguana pada umumnya berwarna hijau, namun ternyata ada iguana yang berwarna biru. Bahkan selain biru ada pula yang berwarna merah. Karakteristik iguana biru sama dengan iguana hijau ataupun merah. Makanannya sayur dan buah-buahan.

Akan tetapi, jika memelihara iguana kecil jangan terlalu memberinya makan. Sebab iguana kecil akan terus makan meskipun dia sudah kenyang. Akibatnya, akan membuatnya kekenyangan dan akhirnya mati dengan perut yang terlalu besar.
Molurus Python Albino (Sanca Bodo Albino)
Inilah ular jagoan dan idaman semua penggila reptil. Molurus Python Albino atau yang sering disebut Molab oleh para penggemar reptil. Molab memiliki warna kuning cerah yang tentunya akan membuat menarik. Karakernya pun juga jinak, sebab hewan albino memiliki kecenderungan jinak. Setidaknya itu anggapan para ilmuwan. Makanannya pun sama, yaitu tikus kecil, rat, kepala ayam, atau burung puyuh.

Reproduksi Reptilia

ciri-ciri Reptilia berkembang biak dengan bertelur dan ada juga yang ber- telur dan beranak. Pembuahan terjadi dalam tubuh induk betina (internal). Reptilia dibagi menjadi empat ordo, yaitu:
a.Ordo Ophidia (bangsa ular), contohnya ular pohon, ular piton, dan ular sawah.
b.Ordo Crocodilia (bangsa buaya), contohnya buaya dan aligator.
c.Ordo Lacertilia (bangsa kadal), contohnya kadal, komodo, bunglon, biawak, dan tokek.
d.Ordo Chelonia ( bangsa kura-kura), contohnya kura-kura dan penyu.
Kelompok reptil seperti kadal, ular dan kura-kura merupakan hewan-hewan yang fertilisasinya terjadi di dalam tubuh (fertilisasi internal). Umumnya reptil bersifat ovipar, namun ada juga reptil yang bersifat ovovivipar, seperti ular garter dan kadal. Telur ular garter atau kadal akan menetas di dalam tubuh induk betinanya. Namun makanannya diperoleh dari cadangan makanan yang ada dalam telur. Reptil betina menghasilkan ovum di dalam ovarium. Ovum kemudian bergerak di sepanjang oviduk menuju kloaka. Reptil jantan menghasilkan sperma di dalam testis. Sperma bergerak di sepanjang saluran yang langsung berhubungan dengan testis, yaitu epididimis. Dari epididimis sperma bergerak menuju vas deferens dan berakhir di hemipenis. Hemipenis merupakan dua penis yang dihubungkan oleh satu testis yang dapat dibolak-balik seperti jari-jari pada sarung tangan karet. Pada saat kelompok hewan reptil mengadakan kopulasi, hanya satu hemipenis saja yang dimasukkan ke dalam saluran kelamin betina.
Ovum reptil betina yang telah dibuahi sperma akan melalui oviduk dan pada saat melalui oviduk, ovum yang telah dibuahi akan dikelilingi oleh cangkang yang tahan air. Hal ini akan mengatasi persoalan setelah telur diletakkan dalam lingkungan basah. Pada kebanyakan jenis reptil, telur ditanam dalam tempat yang hangat dan ditinggalkan oleh induknya. Dalam telur terdapat persediaan kuning telur yang berlimpah.
Hewan reptil seperti kadal, iguana laut, beberapa ular dan kura-kura serta berbagai jenis buaya melewatkan sebagian besar hidupnya di dalam air. Namun mereka akan kembali ke daratan ketika meletakkan telurnya.

Bentuk Tubuh Reptilia

Ukuran binatang melata atau ciri-ciri reptil bervariasi dari yang memiliki bentuk badan kecil seperti tokek dan kadal, sampai binatang reptil dengan ukuran raksasa seperti buaya dan biawak.
Populasi binatang reptil tersebar di seluruh dunia, mereka dapat hidup dan beradaptasi dengan iklim di sekitar tempat tinggalnya, kecuali di benua antartika tidak terdapat binatang melata atau reptilia.
ciri-ciri Reptilia adalah hewan darat yang dapat hidup di air. Hewan ini bernapas dengan paru-paru. Kulit reptilia sangat keras, kering, dan bersisik. Kulit reptil yang keras disebabkan adanya zat kapur (zat kitin) seperti pada kura-kura. Hewan ini berdarah dingin, bergerak dengan menggunakan perut (melata), seperti ular dan ada juga yang menggunakan keempat kakinya, seperti buaya, komodo, biawak, kadal, dan penyu.

Ciri-ciri hewan reptil


Terdapat beberapa perbedaan penutup tubuh pada ciri-ciri reptilia. Pada cicak, sisiknya terbuat dari zat tanduk yang berbintik-bintik. Pada kura-kura dan buaya, tubuhnya terlindungi oleh alat pelindung yang keras disebut karapaks. Pada ular, sisiknya dapat berganti atau mengelupas.
Binatang melata adalah sebutan untuk jenis ciri-ciri reptil atau hewan berdarah dingin dan mempunyai lapisan sisik pada kulit mereka. Sebagian besar binatang melata atau reptilia berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar) dan embrio dari telur mereka di selubungi oleh lapisan yang di sebut membran amniotik, meskipun demikian ada juga jenis binatang melata yang berkembang biak dengan melahirkan anaknya (vivipar), yaitu spesies squamata.
  • tubuh terdiri atas kepala, leher, badan dan ekor
  • habitat di darat dan di air
  • tubuh ditutupi sisik yang tersusun atas zat tanduk
  • bernapas dengan paru-paru
  • berdarah dingin (poikiloterm)
  • berkembang biak dengan bertelurpasang kaki, kecuali pada ular
  • umumnya alat gerak berupa dua
  • jantung terdiri dari 4 ruang dengan sekat yang belum sempurna

apa itu hewan reptil?

 Reptil adalah salah satu jenis vertebrata atau hewab yang memiliki tulang belakang berdarah dingin dan memiliki sisik di sekujur tubuhnya. Reptil termasuk tetrapoda, yaitu hewan yang memilikli empat kaki. Pada umumnya reptil berkembang biak dengan cara bertelur, yang mana telurnya akan diselubungi oleh membran amniotik. Keberadaan reptil sangatlah banyak di jumpai, semua benua pasti terdapat reptil kecuali benua atlantik.

Dari semua jenis hewan yang terdapat di muka bumi ini tentu nya mempunyai ciri dan warna yang  berbeda-beda tergantung nama, jenis dan ordo nya masing-masing, dan diantara ciri-ciri nya itu  ada yang serupa tapi tak sama dan ada pula yang sama jenis nya namun berbeda rupa nya, yang terkadang hal itu menyulitkan kita untuk mengenali nya.

Secara umum yang di sebut dengan hewan reptil itu adalah hewan melata seperti ular dan lain-lain, dan selain itu biasa nya hewan reptil itu kebayakan hewan yang berdarah dingin dan sebagian besar hewan reptil ini mempunyai sisik yang menutupi tubuh nya.

Hewan reptil ini banyak di temukan  di berbagai wilayah di seluruh dunia karena biasa nya hewan reptil ini dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan nya, sehingga hewan reptil ini sangat  mudah berkembangbiak di mana pun dia berada.


Contoh hewan reptil itu diantara nya yaitu  seperti kadal, cicak, tokek, dan itu reptil yang berukuran kecil atau sedang, namun ada pula hewan reptil yang berukuran raksasa seperti kadal raksasa atau biawak, komodo, buaya, penyu dan lain-lain.